Selasa, 01 April 2014

Sedikit tentang April Mop



Sebenarnya tadi pagi saya gak ngeh hari ini sudah masuk bulan April. Sampai setelah shalat Dzuhur di sekolah, terdengar kalimat wejangan Aa' Ardhy dari mikrofon musholla yang bertopik tentang April Mop. Bertahun - tahun hidup di dunia, baru kali ini saya penasaran tentang latar belakang adanya April Mop, apalagi setelah Aa' memberikan kultwit tentang hal ini. Maka jadilah saya sedikit browsing2 internet. Dan karena menurut Ibu Ratna, guru agama saya, kalau sudah dapat ilmu tuh harus dibagi, lahirlah postingan ini. Semoga bermanfaat :)

April Mop, dikenal dengan “April Fools’ Day” dalam bahasa Inggris, diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahun. Pada hari ini orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap teman dan tetangga, dengan tujuan mempermalukan mereka-mereka yang mudah ditipu.

Sejarah tentang asal usul April Mop ini sendiri masih simpang siur, ada beberapa versi yang mencoba menjelaskannya. 

Pada salah satu versi, April Mop dikatakan merupakan hari peringatan dimana umat Islam Spanyol ditipu dan dibohongi serta dibantai. Peristiwa itu terjadi di tanggal 1 April tahun 1487 Masehi atau 892 Hijriyah. Saat itu, satu demi satu wilayah Muslim Spanyol jatuh ke tangan pasukan Salib. Sampai akhirnya daerah terakhir yang masih bisa dipertahankan hanya tinggal Granada saja.

Namun, keadaan umat Islam di Granada pun sudah sedemikian payah dan terdesak. Sehingga untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak lagi di kalangan penduduk sipil, diadakanlah perundingan dengan pasukan Salib.

Hasil perundingannya, pasukan Muslim menyerahkan Granada kepada pasukan Salib, dan umat Muslim baik yang menjadi tentara maupun penduduk sipilnya diperkenankan meninggalkan Spanyol melalui pelabuhan Granada dengan aman dan damai, asalkan pada saat berkumpul di pelabuhan itu tidak seorang pun dari umat Islam yang boleh membawa senjata.

Akan tetapi, setelah umat Islam berkumpul di pelabuhan untuk naik menuju kapal pengangkutnya, mereka telah dibohongi dan ditipu. Kapal-kapal pengangkut dibakar, dan mereka tentara yang tak bersenjata termasuk juga penduduk sipilnya dibantai secara keji tanpa dapat membela diri.

Jadilah hari itu diperingati sebagai hari April Mop dengan cara hari dimana diperbolehkannya untuk menipu dan berbohong kepada orang lain. Entahlah dari beberapa versi itu mana yang benar, masing-masing versi mempunyai dasar argumentasinya masing-masing.

April Mop yang banyak dilakukan orang awam pada dasarnya adalah lelucon dan tidak dimaksudkan untuk melukai orang secara sengaja, namun dampak yang dapat terjadi sangatlah besar. Berikut beberapa kejadian nyata yang terjadi akibat kelalaian orang yang menganggap april mop hanya sekedar gurauan:
  1. Gempa yang terjadi pada tanggal 1 April 1946 di Pulau Aleutian menyebabkan tsunami di Kepualauan Hawai dan Alaska yang menewaskan 165 orang. Hal ini terjadi akibat orang-orang tidak percaya kedatangan tsunami yang dianggap sebagai April Mop. 
  2. Kematian Raja George II dari Yunani banyak diragukan orang karena jatuh pada tanggal 1 April 1947. Suasana yang dianggap lucu berubah menjadi berita duka. 
  3. Hari Republik Negara Iran yang ditetapkan pada 1 April 1979 dianggap sebuah lelucon hingga 30 tahun kemudian. 
  4. Penyanyi era tahun 70-an Marvin Gaye di tembak oleh ayahnya, karena terjadi pada tanggal 1 April 1984 insiden ini dianggap hanya sebuah gurauan. Beberapa waktu kemudian barulah kejadian tersebut diperiksa oleh pihak kepolisian. 
  5. Kematian legenda Deathrock Rozz Williams dianggap hanyalah sebuah kebohongan karena terjadi pada tanggal 1 April 1998.
Akhirulkalam, yang manapun versi sebenarnya, layakkah jika berbohong dan menipu ditradisikan bahkan diberikan hari yang khusus?

Wallahualambishshawab.

Selasa, 14 Januari 2014

Loneliness Things

I was home alone watching some tv serials on a Sunday noon, then I sent a text to my friend, “I’m home alone right now..”
Then, she replied my text from I-don't-know-where, saying “Well, I’m currently at a gathering surrounded by people, but I’m feeling lonely..”
So I said to her, “I guess we’re both all alone somehow..”

So here's the point. Sometimes we feel lonely because we are physically all alone at that moment. Other times we are in a crowd, yet we still feel the loneliness. It could be because we dont know anybody in the crowd, or because we know them but we don’t feel comfortable around those people, or maybe it’s simply because we just wish someone else was there with us.
there's nothing wrong with being alone
But the problem is it seems today that there must be something wrong with you if you’re alone. We praise the extroverts—those that know how to handle themselves in a crowd, the ones with vast network of friends. We think that working in groups and on teams is the only way to find the answer to a problem. That two heads are better than one. That “collaboration” is the only way of the future.
But the truth is that almost half of the world doesn’t agree. I don’t actually feel that way. Sometimes, the rhetoric gets so loud that I wonder what’s wrong with me when I don’t feel like going to parties, or working on big teams, or being the center of attention.

Sometimes you see your friends going out and wonder what’s wrong with you when you want to stay in. You see them collaborating on business projects together, and wonder if there’s something wrong with you because sometimes you prefer to work alone.

And the good news is, according to what I read in http://riskology.co/alone/ there’s nothing wrong with you. It just means that you are an introvert. And, according to some statistics, there’s about a 50% chance that you are, too.


Anw, there is great value in being alone. And handling it well is a beautiful thing.
At the very least, it’s a useful life skill. You can’t always control when there will be someone there for you, so being able to happily conduct yourself alone is an important part of being alive.